Eksplorasi Sejarah Kerajaan Majapahit di Trowulan Scott James, February 25, 2025 Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia, yang berdiri pada abad ke-13 hingga abad ke-16. Dengan pusat pemerintahannya yang terletak di Trowulan, Majapahit tidak hanya dikenal karena kejayaannya di bidang politik dan ekonomi, tetapi juga karena kontribusinya dalam perkembangan seni, budaya, dan agama di Asia Tenggara. Trowulan, yang terletak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini menjadi situs bersejarah yang menarik banyak wisatawan dan peneliti yang ingin menyelami lebih dalam tentang kejayaan kerajaan ini. Eksplorasi Sejarah Kerajaan Majapahit di Trowulan Trowulan sebagai Pusat Kerajaan Majapahit Trowulan diyakini sebagai ibu kota Majapahit pada masa kejayaannya. Situs ini mencakup area yang luas dan penuh dengan reruntuhan yang mencerminkan betapa megahanya kerajaan ini pada masa lalu. Bukti-bukti arkeologis yang ditemukan di Trowulan memberikan gambaran tentang bagaimana kehidupan di Majapahit, mulai dari struktur pemerintahan hingga kebudayaan yang berkembang di masa itu. Salah satu yang paling terkenal adalah temuan Candi Tikus, sebuah candi air yang diperkirakan digunakan untuk upacara keagamaan atau ritual, menunjukkan kecanggihan teknik arsitektur dan spiritual yang ada di masa itu. Candi-Candi dan Peninggalan Arkeologis Di Trowulan, terdapat berbagai situs dan peninggalan arkeologis yang penting, yang menjadi saksi bisu kemegahan Majapahit. Salah satunya adalah Candi Bajang Ratu, yang merupakan sebuah gerbang atau pintu masuk yang dulunya mungkin berfungsi sebagai bagian dari kompleks kerajaan. Candi ini memiliki relief yang menggambarkan kehidupan dan kejayaan Majapahit, serta menunjukkan pengaruh kuat agama Hindu-Buddha yang diterima oleh kerajaan ini. Selain itu, terdapat pula beberapa prasasti yang ditemukan di kawasan ini, yang memberikan informasi penting mengenai pemerintahan dan perjalanan sejarah Majapahit. Prasasti-prasasti tersebut sering kali berisi catatan tentang raja-raja Majapahit, seperti raja Hayam Wuruk dan patih Gajah Mada, serta pencapaian-pencapaian mereka dalam memperluas wilayah dan membangun hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga. Peran Hayam Wuruk dan Gajah Mada dalam Kejayaan Majapahit Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) dan patihnya, Gajah Mada. Hayam Wuruk dikenal sebagai raja yang bijaksana dan sukses dalam mengonsolidasikan kekuasaan, sedangkan Gajah Mada dikenal dengan sumpahnya yang terkenal, “Sumpah Palapa,” yang mencanangkan untuk menyatukan seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Gajah Mada menjadi salah satu tokoh paling legendaris dalam sejarah Indonesia, dengan peranannya dalam memperluas wilayah Majapahit dari Sumatra hingga Papua. Pada masa kejayaan mereka, Majapahit bukan hanya menjadi kerajaan yang kuat dari segi militer, tetapi juga pusat perdagangan yang berkembang pesat. Pelabuhan-pelabuhan di sepanjang pantai Jawa menjadi jalur perdagangan penting, dan Majapahit menjalin hubungan dagang dengan negara-negara besar seperti Tiongkok, India, dan negara-negara di Asia Tenggara. Majapahit dan Pengaruh Budaya Budaya Majapahit yang berkembang sangat berpengaruh terhadap kebudayaan Nusantara, bahkan hingga saat ini. Seni, arsitektur, dan sastra Majapahit mencerminkan kejayaan peradaban mereka. Candi-candi yang ditemukan di sekitar Trowulan, seperti Candi Jawi dan Candi Penataran, adalah bukti dari keindahan arsitektur Majapahit yang menggabungkan unsur-unsur Hindu dan Buddha dengan gaya yang khas. Selain itu, sastra Majapahit, seperti Negarakertagama karya Mpu Prapanca, memberikan gambaran mendalam tentang kehidupan sosial, politik, dan budaya di Majapahit. Penyebaran agama Hindu dan Buddha yang didukung oleh Majapahit turut mengubah struktur agama dan kepercayaan di wilayah Nusantara, yang banyak pengaruhnya dapat dirasakan hingga kini. Keberagaman budaya ini juga tercermin dalam seni tradisional dan upacara adat yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia hari ini. Situs Wisata Sejarah Trowulan Saat ini, Trowulan telah menjadi situs wisata sejarah yang ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan domestik maupun internasional. Banyak turis yang datang untuk melihat langsung bukti-bukti kejayaan Majapahit. Selain itu, para peneliti dan arkeolog juga melakukan eksplorasi di kawasan ini untuk menggali lebih dalam tentang sejarah dan kebudayaan Majapahit. Pengunjung dapat menjelajahi berbagai situs bersejarah, seperti Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan situs-situs lainnya, yang memberikan wawasan tentang masa lalu kerajaan yang telah berperan penting dalam membentuk peradaban Indonesia. Kesimpulan Eksplorasi sejarah Majapahit di Trowulan bukan hanya memberikan wawasan tentang kejayaan sebuah kerajaan besar di Asia Tenggara, tetapi juga tentang warisan budaya yang terus hidup hingga saat ini. Trowulan adalah bukti nyata dari kemegahan Majapahit yang telah mempengaruhi perkembangan sejarah, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Melalui perjalanan sejarah ini, kita bisa lebih menghargai bagaimana peradaban kuno Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi dunia. Travel